Seorang Pemuda Ditemukan Gantung Diri di Sebulu

img

Polisi melakukan melakukan olah TKP di kediaman korban. (foto istimewa)

 

POSKOTAKALTIMNEWS, KUKAR : Seorang pemuda ditemukan tewas gantung diri di dalam rumahnya di desa Senoni Kecamatan Sebulu, Kabupaten Kutai Kartanegara, Selasa (12/3/2024).

 

Kapolsek Sebulu Yoshimata J.S Manggala melalui Kanit Reskrim Iptu Putu Rinda Diantara mengatakan, korban berninisial AK dan ditemukan oleh neneknya. Saat itu nenek korban sedang mencari korban karena sudah waktunya berbuka puasa, sehingga nenek korban mencari keberadaan korban di rumahnya yang hanya berseberangan saja.

 

"Saat di rumah korban, si nenek berusaha menggedor pintu rumah korban namun tak ada respon dari korban," kata Putu Rinda Diantara pada media, Rabu (13/3/2024).

 

Sehingga nenek korban masuk ke dalam rumah tersebut melalui jendela, tiba di dalam rumah nenek korban berusaha mencari korban dengan menggunakan senter karena di rumah tersebut tak menggunakan lampu.

 

"Hingga akhirnya nenek tersebut menemukan korban dengan keadaan tergantung pada tali ayunan," ucapnya.

 

Mengetahui hal tersebut, nenek keluar rumah untuk meminta pertolongan kepada warga. Dan membantu menurunkan korban dari tali gantungan tersebut. Dari kejadian tersebut nenek korban langsung melaporkan hal tersebut kepada Kepala Dusun.

 

"Nenek tersebut melapor ke Kepala Dusun dan Kepala Dusun melaporkan hal ini ke Polsek Sebulu," ujarnya.

 

Atas laporan tersebut, jajaran Polsek Sebulu langsung mendatangi TKP tersebut dan melakukan olah TKP. Dari hasil olah TKP tak ditemukan tanda-tanda kekerasan, kejadian tersebut murni gantung diri.

 

"Sementara pohak keluarga menolak untuk dilakukan visum di RSUD A.M Parikesit Tenggarong Seberang, karena hal ini murni bunuh diri," sebutnya.

 

Dari keterangan pihak keluarga korban, korban tak memiliki masalah dalam kesehariannya. Namun berbeda dari keterangan rekan korban bahwa, sebelum ditemukan gantung diri sempat melihat korban bertengkar dengan kekasihnya melalui telpon.

"Tapi rekannya tersebut belum bisa memastikan, karena nomor temannya dan adiknya korban diblokir oleh korban," tutupnya. (riz)